LAMBANG KEJAYAANKU

I. Istilah

……….Istilah, bentuknya dapat berupa kata atau gabungan kata, tetapi mengungkapkan makna konsep sesuatu (proses, keadaan, atau khas bidang tertentu).

……….Ada dua kelompok istilah, yaitu istilah umum (digunakan secara umum) dan istilah khusus (digunakan dalam bidang tertentu, misalnya: pertanian, ekonomi, seni, agama, dsb.) Makna istilah, tidak terpengaruh oleh konteks dan bermakna pasti.

Contoh:

a. Distribusi bahan bakar minyak di Bali mengalami hambatan. Makna.distribusi, ialah pengiriman atau penyaluran ke beberapa orang atau beberapa tempat (istilah umum).

b. Karya sastra menunjukkan fenomena masyarakat tempat karya itu dilahirkan. Makna fenomena, ialah hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah; fakta; kenyataan.

c. Dia berobat kepada okulis. (istilah khusus) Makna okulis, ialah dokter mata ahli penyakit mata.

.

Sekarang perhatikan penggunaan istilah dalam paragraf berikut!

……….Bertanam padi di sawah tanpa olah tanah hampir sama dengan penanaman padi konvensional. Bedanya hanya terdapat pada penyiapan lahan. Kalau di sawah, tanah dipersiapkan dengan dibajak terlebih dahulu. Memang lebih praktisi sawah tanpa olah tanah dan menghemat tenaga kerja. Menyingkirkan gulma pun dapat dilakukan dengan racun serangga.

Penggunaan istilah praktisi dalam paragraf di atas tidak tepat,

karena makna praktisi adalah pelaksana, yang betul seharusnya praktis berarti mudah.

J. Isi Surat Berita Keluarga

……….Surat keluarga, ialah surat yang dikirim oleh seseorang kepada anggota keluarga. Isi surat dapat berupa berita duka, gembira, bertanya, meminta sesuatu, dan sebagainya. Sapaan yang lazim digunakan antara lain ananda, ibunda, ayahnda, adinda, atau kakanda yang diawali dengan huruf kapital.

……….Bahasa surat dapat menggunakan bahasa baku atau bahasa tidak baku (bahasa sehari-hari), tetapi komunikatif. Sedang unsur-unsurnya antara lain adalah : tanggal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, dan penutup), salam penutup, dan diakhiri tanda tangan dan nama jelas.

contoh:

Ibunda Rosni …………………………………..Jakarta, 11 September 2003
di Padang

Dengan hormat,

……….Semoga Ibunda beserta adik-adik berada dalam keadaan sehat walafiat, amin. Ibunda, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Melalui surat ini ananda mohon maaf kepada Ibunda atas kesalahan ananda. Semoga Allah memberi keredaan dan kekuatan kepada kita sewaktu menjalankan ibadah puasa, amin.

……….Ananda insyaallah akan pulang ke kampung menjelang lebaran. Karena ananda mendapat libur selama dua minggu.

……….Terakhir ananda ucapkan selamat menyambut Ramadan, bulan yang penuh rahmat dan penuh berkah.

……………………………………………………….

……………………………………………………….Wasalam ananda,

…………………………………………………………….Rossita

K. Surat Undangan Resmi dan

….Surat Lamaran Kerja

……….Surat undangan resmi haruslah mengikuti aturan surat menyurat bersifat resmi, mulai dari struktur surat, ejaan yang digunakan, sampai kepada bahasa surat.

……….Struktur surat undangan meliputi: kepala surat, tempat dan tanggal surat, nomor, lampiran dan hal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, penutup), salam penutup, dan tanda tangan yang disertai nama jelas. Tetapi, dalam surat lamaran tidak memakai kepala surat karena pengirimnya bersifat pribadi.

contoh:

……….Dalam contoh surat undangan tersebut ada dengan sengaja disalahkan penggunaan bahasa, tulisan atau ejaannya karena akan ditanyakan dalam soal dan akan dibahas dalam penyelesaiannya.

……….Penulisan pemerian pada surat undangan, yaitu hari, tempat, dan waktu harus diawali dengan huruf kecil karena hal tersebut berupa kelanjutan kalimat paragraf sebelumnya. Begitu pula pemerian pada identitas pelamar surat dalam surat lamaran.

Contoh :

…..
Dengan surat ini saya :

  • nama …………………: MEGAYUDHA JALU PAMUNGKAS

  • tempat/tanggal lahir : 09 Januari 1988

  • alamat ……………….: Jl. Wilis I Brojomusti 23, Kalangbret

  • ijazah ………………..: SMA …

L. Surat Memo

……….Memo atau memorandum adalah jenis surat dinas yang berisi catatan singkat tentang pokok persoalan. Memo ditulis oleh atasan untuk pejabat yang setingkat atau untuk bawahan, dan dapat juga ditulis oleh bawahan untuk atasan. Memo bersifat informal dan tingkat keresmiannya rendah. Memo tidak menggunakan nomor surat. Walaupun begitu, informasi yang dituliskan dalam memo tetap mengandung kedinasan. Memo bersifat intern (selingkung).
……….Isi memo dapat berupa instruksi, saran, tugas, atau petunjuk tertentu yang berisi hal-hal pokok saja; singkat tapi jelas; dan tidak perlu ada paragraf pembuka, tetapi langsung pada isinya.

Contoh Memo

===============================================

Sekarang tentukan sendiri sikap kalian

============================